Rabu, November 30, 2022

Pemilik Paket yang Meledak di Asrama Polisi Sebut Terkena Razia Setahun Lalu

Radar24.id | Jateng — Ari Nur Huda warga Dusun Janjir, Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah telah kembali pulang ke rumah pada Senin (26/9/2022) dinihari usai diperiksa polisi pada Minggu (25/9/2022) malam.

Pemuda 22 tahun ini diperiksa polisi terkait peristiwa ledakan di lahan kosong dekat kawasan Asrama Polisi Grogol, Sukoharjo. Petugas gabungan dari Kesbangpol bersama kepolisian didampingi pemerintah desa mendatangi rumah Ari Nur Huda, Senin (26/9/2022) siang.

Kedatangan petugas ini untuk meminta keterangan dari Huda, panggilan akrab Ari Nur Huda, terkait peristiwa ledakan di di lahan kosong dekat kawasan Asrama Polisi Grogol, Sukoharjo yang terjadi pada Minggu petang kemarin.

Ledakan itu berasal dari sebuah paket yang berisi sumbu mercon. Berdasarkan alamat yang tertera pada bungkus paket tersebut, Huda mengakui jika itu paket miliknya. Namun paket tersebut sudah lama disita petugas sejak satu tahun silam.

Huda menceritakan, pada tahun 2021, sebelum lebaran, ia membeli bubuk mesiu dan sumbu mercon secara online dari Indramayu, Jawa Barat dan Pati, Jawa Tengah.

Bahan tersebut rencananya akan digunakan untuk membuat mercon dalam rangka memeriahkan Idul Fitri dan untuk membasmi hama tikus di sawah.

Sisanya dijual kembali secara online melalui media sosial. Ketika itu ada orang yang tertarik untuk membelinya. Kemudian disepakati untuk bertemu di daerah Gatak, Sukoharjo.

Setelah bertemu ternyata pembeli adalah petugas yang menyamar. Barang-barang itu kemudian disita petugas.

“Dulu itu belinya tahun 2021. Ambil dari Indramayu dan Pati. Itu kan bahan mercon. Untuk buat mercon meramaikan Idul Fitri saja. Kebetulan saya posting di Facebook dan WA, dulu diajak COD ternyata dipancing ada razia, terus ditangkap tahun 2021. Disita semua, bubuk mesiu mercon dan sumbunya,” ujar Huda kepada awak media, Senin (26/9/2022).

Huda pun merasa kaget saat polisi meminta keterangan dirinya terkait paket yang meledak di Sukoharjo pada Minggu (25/9/2022). Padahal, persoalan paket tersebut telah selesai secara kekeluargaan usai terkena razia satu tahun silam.

” Kaget. Soalnya dulu kan sudah sempat dibicarakan secara kekeluargaan dan dianggap masalah itu sudah selesai. Semalam saya dimintai keterangan di Polres Sukoharjo jam 20.30 sampai jam 01.30,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kesbangpol Klaten, Dodhy Hermanu, mengatakan, kedatangannya ke rumah Ari Nur Huda bertujuan untuk meminta keterangan kepada yang bersangkutan terkait kejadian ledakan di Sukoharjo.

“Kebetulan ini (Ari Nur Huda) warga Kabupaten Klaten maka kita menyambangi untuk meminta keterangan. Ternyata sudah selesai masalahnya,” ujarnya.

Sebelumnya dikabarkan, ledakan terjadi di lahan kosong dekat kawasan Asrama Polisi Grogol, Sukoharjo pada Minggu (25/9/2022). Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi memastikan ledakan yang menyebabkan seorang anggota polisi terluka itu tidak ada unsur teror. (tvOne)

Rekomendasi Terbaru