Selasa, November 29, 2022

Komnas Perempuan Sebut Putri Candrawati Dirudapaksa oleh Brigadir J di Magelang

Radar24.id | Jakarta — Komisi Nasional (Komnas) Perempuan mengungkapkan bahwa Putri Candrawathi menjadi korban dugaan pelecehan seksual.

Ketua Komnas Perempuan, Siti Aminah bahkan mengungkap kronologi pelecehan seksual yang dialami oleh Putri Candrawathi.

Dalam keterangannya, Putri Candrawathi mengalami rudapaksa atau pemerkosaan oleh Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

“Nah kekerasan seksualnya berbentuk perkosaan atau persetubuhan itu terjadi di sore hari,” katanya dikutip dari Live Update Kompas.com bertajuk Kronologi Versi Putri Candrawathi soal Dugaan Pelecehan yang Dilakukan Brigadir J pada Minggu (4/9/2022).

Tak sampai di situ saja, Siti membeberkan bagaimana kronologi kejadian pelecehan seksual yang dialami oleh Putri Candrawathi,

Kejadian rudapaksa tersebut terjadi pada 7 Juli 2022 silam, sebelum Putri Candrawathi akhirnya melapor pada Ferdy Sambo lewat sambungan telepon.

“Tapi tidak detail, hanya menyampaikan bahwa ada perilaku tanda kutip ya kurang ajar dari J tapi detailnya nanti diceritakan di Jakarta,” jelasnya.

Bahkan disebut-sebut sosok Susi, asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo menjadi saksi mata.

Hal itu lantaran Susi disebut menemukan Putri Candrawathi tergeletak di depan kamar mandi tak berdaya.

Dengan bantuan Kuat Maruf, Putri Candrawathi pun akhirnya dibawa kembali ke kamar tidur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

“Di dalam rumah (di Magelang), selain almarhum (Brigadir) J, Kuat, S, dan Putri (Candrawathi),” katanya.

Usai kejadian tersebut, Putri Candrawathi pun langsung menghubungi Bharada E dan Bripka RR untuk segera kembali ke rumah.

“Dalam perjalanan dari Magelang ke Jakarta, Ibu P memang tidak tahu yang mengatur perjalanan karena memang ia kemudian tidak mau ada di satu mobil dengan J.”

“Ia memang ketika telepon meminta izin kepada Sambo karena memang takut,” ujar Siti.

Sesampainya di Jakarta, Putri Candrawathi disebut-sebut akhirnya menceritakan kronologi pelecehan seksual yang ia terima pada Ferdy Sambo.

“Dan Sambo di berbagai media disampaikan sangat marah dan memanggil para ajudannya,” katanya.

Sementara itu, Komnas HAM juga mengungkapkan hal serupa terkait dugaan pelecehan seksual.

Komnas HAM mengungkapkan adanya temuan dugaan kekerasan seksual yang dialami oleh Putri Candrawathi di Magelang.

Informasi ini disampaikan oleh Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara saat konferensi pers pada Kamis (1/9/2022).

“Berdasarkan temuan faktual disampaikan terjadi pembunuhan yang merupakan extrajudicial killing, yang memiliki latar belakang adanya dugaan kekerasan seksual (di Magelang),” katanya dikutip dari Breaking News Kompas TV. (*)

Rekomendasi Terbaru