Selasa, September 27, 2022

IWO Sulsel Kecam Penanganan Kasus Kekerasan Jurnalis Terkatung Katung

MAKASSAR – Proses penanganan kasus tiga jurnalis di Makassar yang mengalami kekerasan oleh aparat kepolisian saat meliput demo mahasiswa di Gedung DPRD Sulsel pada Selasa, 24 September 2019 masih terkatung-katung.

Ketiga jurnalis tersebut, yakni Muhammad Darwin Fathir jurnalis Antara, Isak Pasabuan jurnalis Makassar Today.com, dan Saiful jurnalis inikata.com.

Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulsel Zulkifli Thahir mengecam mandeknya proses laporan kekerasan terhadap jurnalis di Polda Sulsel.

“Laporan kekerasan terhadap jurnalis sepertinya tidak diproses apalagi sampai saat ini kasus tersebut belum juga dilimpahkan,” kata Abang Chuleq, sapaan akrabnya.

Olehnya, Abang Chuleq mendesak Kepolisian lebih transparan dan akuntabel dalam menangani perkara dugaan kekerasan jurnalis, karena hal tersebut dapat menimbulkan preseden buruk bagi Korps Bayangkara itu sendiri

“Kami atas nama IWO Sulsel meminta pihak Kepolisian untuk melimpahkan kasus tersebut ke Kejaksaan biar menjadi satu pelajaran agar tidak terjadi kekerasan terhadap jurnalis di Sulawesi Selatan,” pungkasnya.

Abang Chuleq mengingatkan bahwa kekerasan terhadap jurnalis merupakan pelanggaran pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 18 UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Setiap orang yang menghalangi kebebasan pers diancam penjara maksimal dua tahun dan denda maksimal Rp500 juta.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers Makassar Fajriani Langgeng mengatakan, kendati sudah ada penetapan beberapa tersangka, namun sebagai tim hukum, pihaknya menunggu tahap pelimpahan kasus tersebut ke kejaksaan.

“Harusnya sudah dilimpahkan. Kalau bicara aturan dan masa waktu proses penanganan harusnya sudah dilimpahkan. Paling lambat bulan lalu,” kata dia, Selasa, 23 Juni 2020.

Kendati begitu, hingga saat ini pihaknya belum mendapat informasi soal pelimpahan kasus tersebut.

“Kalau dalam Minggu ini belum ada pasti kami akan mempertanyakan kembali, sudah sampai di mana tahap penanganannya,” tegasnya.

Dia mengatakan belum ada perkembangan selama lebih dua bulan terhadap kasus pemukulan terhadap ketiga jurnalis tersebut.

“Sejak dikirim Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) terkait penetapan tersangka. Itu harusnya 14 hari, 1 bulan itu harusnya sudah ada perkembangannya.Tapi ini belum ada,” ungkapnya.

Terpisah, Humas Polda Sulsel Ibrahim Tompo mengakui kasus tersebut belum dilimpahkan ke kejaksaan. Ia mengatakan agak terhambat lantaran pembuatan laporannya juga lambat.

“Yang bikin lambat yang ditujukan kepada korbannya sudah ada namun sering ditunda korbannya. Baru proses administrasi dilengkapi sekarang,” jelasnya.

Ibrahim mengatakan proses terhadap kasus pemukulan 3 jurnalis tersebut tetap berjalan. Ia menyebut pihaknya bakal mengusahakan agar prosesnya cepat rampung.

“Kelambatannya jelas, korban disuruh bikin laporan tidak datang, ditunda-tunda,” terangnya.

Sementara, Firmansyah LBH Pers mengatakan ‌alasan Polda tersebut di luar nalar hukum, bahkan cenderung jauh dari kata prinsip-prinsip penegakan hukum.

“Kami selaku kuasa hukum sejauh ini belum ada panggilan terhadap klien kami. Lagi pula pada faktanya sudah ada 4 orang Tersangka dan Barang bukti sudah di serahkan kepada penyidik,” pungkasnya.

Sehingga, ia menilai alasan tersebut sudah di luar nalar hukum. Seharusnya, kata dia, penyidik saat ini memberikan kepastian hukum terkait tahapan laporan para korban.

“Bukan malah mencari alibi yang terkesan menunda-nunda penegakan hukum, dan tentu kami juga mendesak kepada penyidik untuk segera menahan kepada pelaku. Sampai saat ini kami menunggu perkembangan dari penyidik,” tutupnya.

R24/ rls

STREAMING
Video thumbnail
Pasangan Suami Istri Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Tigeneneng Lampung
01:11
Video thumbnail
Ratusan Perangkat Desa Geruduk Kantor Bupati Lampung Timur Tuntut Gaji Segera Dibayar
02:52
Video thumbnail
Ribuan Gojek di Bandar Lampung Tolak Harga BBM Naik
01:01
Video thumbnail
IPW Peringatkan Polri Tidak Intervensi Pengacara
01:34
Video thumbnail
Coffe Break 24 : Wisata Pantai Kerang Mas Labuhan Maringgai (Ayo Wisata ke Lampung Timur)
03:36
Video thumbnail
Kendaraan Wakil Presiden Ma'ruf Amin Dihadang Demonstran Tolak BBM Naik
01:48
Video thumbnail
REMBUK STUNTING KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2022
26:28
Video thumbnail
Nekad Seorang Pria Mencoba Bakar Pom BBM Menggunakan Korek Api
01:17
Video thumbnail
Gubernur Jakarta Anies Baswedan 10 Jam Diperiksa KPK
02:49
Video thumbnail
Mirip Kasus Sambo "Pengakuan" Poisi Tembak Polisi di Lampung
01:30
Video thumbnail
Maling Motor Terekam CCTV di Pasar Labuhan Ratu Induk Lampung Timur
01:30
Video thumbnail
Pecahkan Kaca Truck Dua Pria Bertatto "Anak Punk" Ditangkap Polisi
02:45
Video thumbnail
Bayi Asal Rwanda Afrika ini Mengindap Penyakit Aneh
02:21
Video thumbnail
Tim Vollyball Putri Taruna Bhakti rasa Juara Open Turnamen Pulau Tengah
01:17
Video thumbnail
Main Strumbel
00:00
Video thumbnail
Polres Aceh Timur Selidiki Peristiwa Kebakaran Sumur Minyak Ranto Peureulak
01:30
Video thumbnail
Pengakuan Kadus dan Pekerja Proyek Drainase Desa Batu Badak
02:16
Video thumbnail
Bangunan Drainase Dari PUPR Asal Jadi Warga Desa Kedaung Kecamatan Sragi Minta Diulang
02:45
Video thumbnail
Sopir Ngantuk Toyota Yaris Tabrak Ruko di Semarang Baru Lintas Timur
02:28
Video thumbnail
Gedung Walet Diterjar Angin Kencang, 5 Orang Tertimpa 2 T3w4s
01:30
Video thumbnail
Detik-Detik Polisi Dikeroy0k Anggota PP dan Lari Selamatkan Diri
01:38
Video thumbnail
Pelaku Pembunuhan Gadis 12 Tahun, Perkosa Korban Sebelum Disetrum dan Ditenggelamkan
03:43
Video thumbnail
Aksi Umat Islam Jawa Tengah Menolak Kriminalisasi Ulama oleh Densus 88
04:12
Video thumbnail
Kecelakaan Tunggal Mobil Ikan di Jl Ir Sutami Kramat Sekampung Udik, Lampung Timur
00:31
Video thumbnail
Lagi Konflik Gajah dan Manusia di Lampung Timur, Satu Warga Tewas di Lokasi Kejadian
02:07
Video thumbnail
Ketahuan Maling Motor Di Masjid, Babak Belur Dihakimi Warga
02:08
Video thumbnail
Truck Angkut Buah Buahan Terjun ke Jurang Jembatan Way Curup Lampung Timur
02:02
Video thumbnail
Maling Sapi Pake Honda Jazz Ditangkap Warga, Pelaku Masih 20 Tahun.
01:29
Video thumbnail
Ninja RR Vs Honda Revo di Jalan Ir Sutami KM 45 Depan Pasar Sidorejo
02:01
Video thumbnail
Kecelakaan di Lampung Timur, Dua Orang Anggota Paku Banten T3was Tersered Fuso
03:48
Video thumbnail
Nelayan Hilang Usai Nyelam Cari Engkol Diesel Yang Jatuh ke Laut di Labuhan Maringgai
01:51
Video thumbnail
Viral Maleng / B3gal Dibakar Warga, Polisi : Benar Masih Diselidiki
02:33
Video thumbnail
Nekad Wanita Cantik di Lampung Timur Minum Racun Rumput, Sebelumnya Pamit Lewat Medsos
02:03
Video thumbnail
Ketua PMI Provinsi Lampung Apresiasi Pendonor Milenial
01:19
Video thumbnail
polisi Umbar Tembakan Selamatkan Pelaku Pembunuhan dari Keroyokan Massa
01:21
Video thumbnail
Vidio Viral Bentrokan Sekelompok Ormas dan Warga Di Pasar Bekasi
01:56
Video thumbnail
Begal Ketangkep Warga di Jl Agus Salim
01:52
Video thumbnail
Kecelakaan Mobil Truck Muat Jagung Tak Kuat Nanjak di Lampung Timur
01:40
Video thumbnail
Tabrakan Tak Terelakkan Truck Dan Fuso di Tambah Dadi Lampung Timur
02:11
Video thumbnail
Mobil Mini Bus Calya Terbang di Batanghari Lampung Timur
02:05
Video thumbnail
Hilang Selama Tiga Hari, Anak Perempuan Ditemukan Sudah Jadi Mayat dipingiran Hutan
04:08
Video thumbnail
Ngeri Gaiss !!! Tabrakan Maut Mobil Durian dan Mobil Tangki
00:26
Video thumbnail
Pengakuan Wanita Potong "Burung" Suami Karena Kesal Tak Dikasih Nafkah Batin
05:38
Video thumbnail
Pemakaman Pasien Terduga Terpapar Covid Secara Islam dan Prokes
03:42
Video thumbnail
Wauw !!! Berani Banget Kakek ini Tanpa Pengaman Sama Sekali
06:03
Video thumbnail
Yaa Allah Tujuh Tahun Diranta! Pada Pohon Tanpa Atap
02:17
Video thumbnail
Heboh Pohon Berusia Ratusan Tahun Tumbang di Kalimantan Barat
00:44
Video thumbnail
Aksi Demo Mencekam Buruh PT GMP Lampung Tengah Tolak Bubar
01:42
Video thumbnail
Maling Motor Babak Belur Ketangkap Warga Satu Lolos
04:02
Video thumbnail
Baku Tembak TNI / Polri Lawan Teroris di Papua
00:52

Rekomendasi

Potret Wanita Buruh Jemur Ikan Asin

"Saat ini aku harus bekerja keras, mendampingi anak-anakku. Mendidik, memperhatikan mereka dan berusaha memberikan kasih sayang yang sangat banyak agar mereka tidak merasa kesepian"

Berita Pilihan

error: Content is protected !!