Selasa, September 27, 2022

ISEAS Terbitkan Jurnal Karier Politik Anies Menuju 2024

RADAR24.ID | JAKARTA, Institute of Southeast Asian Studies (ISEAS) Yusof Ishak Institute yang bermarkas di Singapura, menerbitkan jurnal tentang karier politik Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Artikel berjudul ‘Anies Baswedan: Karier Politiknya, Covid-19, dan Pemilihan Presiden 2024’ yang diterbitkan pada 19 Mei 2020, ini ditulis oleh Ahmad Najib Burhani, selaku peneliti tamu ISEAS Yusof Ishak Institute sekaligus Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI).

Najib memulai artikelnya dengan ringkasan meningkatnya popularitas Gubernur Anies yang menyebabkan saingan politiknya takut dan sulit untuk menenangkan kursi kepresidenan pada Pilpres 2020 di bawah sistem pemilihan langsung. Karena itu, ada beberapa pihak mengusulkan agar pemilu dikembalikan ke sistem pemilihan tidak langsung atau dipilih DPR.

Menurut Najib, Anies dikenal sebagai seorang intelektual Muslim yang progresif. Namun, banyak orang bertanya-tanya apakah Anies telah berubah setelah Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017, lantaran bersekutu dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) dan mengendarai gelombang populisme Islam yang dibangun oleh Gerakan 212. Belum lagi, sambung dia, pidato pengukuhannya sebagai gubernur DKI pada Oktober 2017 mengisyaratkan keberpihakan Anies dengan warga propribumi.

Najib menyebut, banyak orang meragukan kemampuan Anies sebagai pemimpin nasional. Meskipun bukan termasuk orator yang baik, namun Anies dianggap mampu ‘menghipnotis’ pendengarnya. Kurangnya perkembangan kemajuan di Jakarta di bawah kepemimpinan Anies yang digambarkan para kritikusnya, dianggap sebagai indikasi ketidakmampuannya dalam menjadi gubernur.

Baca juga: Sering Dibully, Wasekjen MUI Beri Dukungan Anies

“Anies Baswedan masih dapat menebus citra dan reputasinya jika dia mampu membawa Jakarta keluar dari pandemi Covid-19. Krisis ini memberinya kesempatan untuk memenangkan hati dan pikiran, dan menjadi batu loncatan untuk upayanya dalam pemilihan presiden 2024,” ucap Najib.

Najib menyebut, Anies memiliki popularitas tinggi versi dua survei terakhir yang dilakukan Indo Barometer dan Median pada Februari 2020. Anies menduduki urutan kedua di belakang Prabowo Subianto (capres runner up 2014 dan 2019), dan di atas Ketua DPR Puan Maharani, serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Kebangkitan Anies di perpolitikan nasional mulai muncul usai ia lulus dari studi doktoral di Northern Illinois University (NIU), Amerika Serikat. Anies tidak langsung masuk ke dunia politik praktis, melainkan terlibat di The Indonesian Institute (TII) dan Partnership atau Kemitraan, kemudian diangkat sebagai rektor Universitas Paramadina pada 2007.

Selama menjadi rektor, Anies meluncurkan program Gerakan Indonesia Mengajar (GIM), yang konon mencontoh gerakan ‘Teach for America’ (TFA). Menurut Najib, program yang pesertanya lulusan universitas ini diminta mengajar ke daerah tertinggal atau terpencil. Mereka dikirim dengan tujuan untuk menginspirasi dan memotivasi anak-anak di sekolah dasar.

“Tidak hanya berhasil menciptakan kesadaran tentang pentingnya pendidikan bagi mereka yang tinggal di daerah terpencil, tetapi juga membuat orang-orang muda yang berpendidikan dan perkotaan sadar akan keanekaragaman Indonesia,” ucap Najib.

Sayangnya, setelah 20 bulan menjadi mendikbud, Jokowi mengganti Anies dengan Muhadjir Effendy. Tidak berselang lama, Anies maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI dan menang, setelah mengalahkan calon pejawat (incumbent) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Baca juga: Tito Ingatkan Terkait Covid-19 Kewenangan Ada di Pemerintahan Pusat, Anies DKI Selalu Koordinasi

Najib menyoroti, Pilgub DKI 2017 sebagai titik balik Anies sebagai Muslim moderat yang progresif dan Anies sebagai politisi yang bersedia berkompromi dengan nilai-nilai positif untuk keuntungan politik. Anies yang meminta dukungan politik kepada tokoh agama kontroversial Rizieq Shihab, membuatnya mendapat respons beragam tidak hanya dari masyarakat umum, tetapi juga dari sekutu dan teman dekatnya sebelumnya, termasuk yang ada di Universitas Paramadina.

Selama menjadi gubernur DKI, Najib memandang, tidak mudah menilai keberhasilan dan kegagalannya di Jakarta. Perang tagar atau penyebutan Gabener dan Goodbener menandakan dua kelompok berseberangan dalam meninjau kinerja Anies. Najib pun membuat kesimpulan, gara-gara berteman dengan Rizieq Shihab di Pilgub DKI 2017 dan terlibat politik identitas, Anies kehilangan kepercayaan dari beberapa orang yang sebelumnya adalah pendukungnya. Pun ada 42 persen warga Jakarta yang tidak memilihnya (suara ke Ahok).

Najib menuturkan, peluang Anies untuk menang pada Pilpres 2024 tergantung berbagai faktor. Rekonsiliasi dengan mereka yang kecewa dengan Anies yang menjalin pertemanan dengan Gerakan 212 dan Rizieq Syihab, pasti menambah peluangnya untuk memenangkan kursi kepresidenan. Jika Anies berdamai dengan sekutu dan pendukung sebelumnya, dan menjauhkan diri dari kelompok garis keras, peluangnya untuk memenangkan pilpres semakin meningkat.

“Bahkan hari ini, ketika dia masih berhubungan dengan 212 dan Rizieq Syihab dan tidak benar-benar berhasil dalam memerintah Jakarta, elektabilitasnya sudah menjadi yang tertinggi. Cara Jakarta menangani pandemi Covid-19 adalah kesempatan Anies untuk menebus dirinya,” ucap Najib.

R24/ Republika

STREAMING
Video thumbnail
Pasangan Suami Istri Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Tigeneneng Lampung
01:11
Video thumbnail
Ratusan Perangkat Desa Geruduk Kantor Bupati Lampung Timur Tuntut Gaji Segera Dibayar
02:52
Video thumbnail
Ribuan Gojek di Bandar Lampung Tolak Harga BBM Naik
01:01
Video thumbnail
IPW Peringatkan Polri Tidak Intervensi Pengacara
01:34
Video thumbnail
Coffe Break 24 : Wisata Pantai Kerang Mas Labuhan Maringgai (Ayo Wisata ke Lampung Timur)
03:36
Video thumbnail
Kendaraan Wakil Presiden Ma'ruf Amin Dihadang Demonstran Tolak BBM Naik
01:48
Video thumbnail
REMBUK STUNTING KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2022
26:28
Video thumbnail
Nekad Seorang Pria Mencoba Bakar Pom BBM Menggunakan Korek Api
01:17
Video thumbnail
Gubernur Jakarta Anies Baswedan 10 Jam Diperiksa KPK
02:49
Video thumbnail
Mirip Kasus Sambo "Pengakuan" Poisi Tembak Polisi di Lampung
01:30
Video thumbnail
Maling Motor Terekam CCTV di Pasar Labuhan Ratu Induk Lampung Timur
01:30
Video thumbnail
Pecahkan Kaca Truck Dua Pria Bertatto "Anak Punk" Ditangkap Polisi
02:45
Video thumbnail
Bayi Asal Rwanda Afrika ini Mengindap Penyakit Aneh
02:21
Video thumbnail
Tim Vollyball Putri Taruna Bhakti rasa Juara Open Turnamen Pulau Tengah
01:17
Video thumbnail
Main Strumbel
00:00
Video thumbnail
Polres Aceh Timur Selidiki Peristiwa Kebakaran Sumur Minyak Ranto Peureulak
01:30
Video thumbnail
Pengakuan Kadus dan Pekerja Proyek Drainase Desa Batu Badak
02:16
Video thumbnail
Bangunan Drainase Dari PUPR Asal Jadi Warga Desa Kedaung Kecamatan Sragi Minta Diulang
02:45
Video thumbnail
Sopir Ngantuk Toyota Yaris Tabrak Ruko di Semarang Baru Lintas Timur
02:28
Video thumbnail
Gedung Walet Diterjar Angin Kencang, 5 Orang Tertimpa 2 T3w4s
01:30
Video thumbnail
Detik-Detik Polisi Dikeroy0k Anggota PP dan Lari Selamatkan Diri
01:38
Video thumbnail
Pelaku Pembunuhan Gadis 12 Tahun, Perkosa Korban Sebelum Disetrum dan Ditenggelamkan
03:43
Video thumbnail
Aksi Umat Islam Jawa Tengah Menolak Kriminalisasi Ulama oleh Densus 88
04:12
Video thumbnail
Kecelakaan Tunggal Mobil Ikan di Jl Ir Sutami Kramat Sekampung Udik, Lampung Timur
00:31
Video thumbnail
Lagi Konflik Gajah dan Manusia di Lampung Timur, Satu Warga Tewas di Lokasi Kejadian
02:07
Video thumbnail
Ketahuan Maling Motor Di Masjid, Babak Belur Dihakimi Warga
02:08
Video thumbnail
Truck Angkut Buah Buahan Terjun ke Jurang Jembatan Way Curup Lampung Timur
02:02
Video thumbnail
Maling Sapi Pake Honda Jazz Ditangkap Warga, Pelaku Masih 20 Tahun.
01:29
Video thumbnail
Ninja RR Vs Honda Revo di Jalan Ir Sutami KM 45 Depan Pasar Sidorejo
02:01
Video thumbnail
Kecelakaan di Lampung Timur, Dua Orang Anggota Paku Banten T3was Tersered Fuso
03:48
Video thumbnail
Nelayan Hilang Usai Nyelam Cari Engkol Diesel Yang Jatuh ke Laut di Labuhan Maringgai
01:51
Video thumbnail
Viral Maleng / B3gal Dibakar Warga, Polisi : Benar Masih Diselidiki
02:33
Video thumbnail
Nekad Wanita Cantik di Lampung Timur Minum Racun Rumput, Sebelumnya Pamit Lewat Medsos
02:03
Video thumbnail
Ketua PMI Provinsi Lampung Apresiasi Pendonor Milenial
01:19
Video thumbnail
polisi Umbar Tembakan Selamatkan Pelaku Pembunuhan dari Keroyokan Massa
01:21
Video thumbnail
Vidio Viral Bentrokan Sekelompok Ormas dan Warga Di Pasar Bekasi
01:56
Video thumbnail
Begal Ketangkep Warga di Jl Agus Salim
01:52
Video thumbnail
Kecelakaan Mobil Truck Muat Jagung Tak Kuat Nanjak di Lampung Timur
01:40
Video thumbnail
Tabrakan Tak Terelakkan Truck Dan Fuso di Tambah Dadi Lampung Timur
02:11
Video thumbnail
Mobil Mini Bus Calya Terbang di Batanghari Lampung Timur
02:05
Video thumbnail
Hilang Selama Tiga Hari, Anak Perempuan Ditemukan Sudah Jadi Mayat dipingiran Hutan
04:08
Video thumbnail
Ngeri Gaiss !!! Tabrakan Maut Mobil Durian dan Mobil Tangki
00:26
Video thumbnail
Pengakuan Wanita Potong "Burung" Suami Karena Kesal Tak Dikasih Nafkah Batin
05:38
Video thumbnail
Pemakaman Pasien Terduga Terpapar Covid Secara Islam dan Prokes
03:42
Video thumbnail
Wauw !!! Berani Banget Kakek ini Tanpa Pengaman Sama Sekali
06:03
Video thumbnail
Yaa Allah Tujuh Tahun Diranta! Pada Pohon Tanpa Atap
02:17
Video thumbnail
Heboh Pohon Berusia Ratusan Tahun Tumbang di Kalimantan Barat
00:44
Video thumbnail
Aksi Demo Mencekam Buruh PT GMP Lampung Tengah Tolak Bubar
01:42
Video thumbnail
Maling Motor Babak Belur Ketangkap Warga Satu Lolos
04:02
Video thumbnail
Baku Tembak TNI / Polri Lawan Teroris di Papua
00:52

Rekomendasi

Potret Wanita Buruh Jemur Ikan Asin

"Saat ini aku harus bekerja keras, mendampingi anak-anakku. Mendidik, memperhatikan mereka dan berusaha memberikan kasih sayang yang sangat banyak agar mereka tidak merasa kesepian"

Berita Pilihan

error: Content is protected !!