Rabu, November 30, 2022

Empat Garong yang Beraksi di Pasir Sakti Lampung Timur Ditangkap Polisi

Radar24.id | Lampung — Empat orang Garong (perampok) yang menyatroni rumah Sulimin (52) di Desa Purworejo, Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur ditangkap polisi.

Keempatnya yakni AY (32) warga Magelang Jawa Tengah, RM (38) , ES (26), dan PM (27) warga Kabupaten Lampung Selatan.

Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution, didampingi Kapolsek Pasir Sakti, AKP SI Marbun, pada Senin (26/09/2022), membenarkan penangkapan tersebut

Kapolres mengatakan, para tersangka terlibat dalam peristiwa perampokan di rumah Sulimin (50) warga Kecamatan Pasir Sakti, pada tanggal 16 September 2022 lalu, dengan nilai kerugian mencapai 80 juta rupiah.

“Pada kejadian tersebut, para tersangka menggasak 3 unit sepeda motor, masing-masing merk 2 Honda Vario dan 1 Honda CBR, Uang Tunai 20 Juta Rupiah, beberapa BPKB Kendaraan Bermotor, serta Dompet yang berisi dokumen pribadi milik korban” ujarnya.

Selain perampokan di rumah Sulimin para tersangka juga pernah melakukan pembobolan rumah sarang burung walet , milik MR (51) warga Kecamatan Pasir Sakti, dengan nilai kerugian mencapai 15 juta rupiah.

Sebelumnya diberitakan, Kawanan rampok alias Garong beraksi di Desa Purworejo, kec Pasir Sakti Lampung Timur, kejadian Jum’at, 16 September 2022 sekira Jam 01.00 Wib menimpa seorang petani bernama Sulimin (52).

Korban yang sedang tidur didalam rumah korban bersama Istri sekira jam 01.00 Wib di bangunkan suara orang yang mengetuk pintu kamarnya.

Saat korban membuka pintu kamar langsung di todong dengan senjata api oleh 2 orang menggunakan penutup wajah.

Sulimin mengaku, tangannya di ikat menggunakan lakban dan ada seorang pelaku yang langsung menodong istrinya menggunakan senjata tajam.

” Mereka mengacak-acak laci dan lemari pakaian saya dan berhasil mengambil barang-barang berupa surat-surat penting ” ujarnya.

Pelaku juga mengasak 6 (enam) Unit Handphone, 1 Buku BPKB Mobil dan 2 buku BPKB Motor, Uang Tunai Rp. 20.000.000, (dua puluh juta rupiah), 3 unit Motor.

” Mereka juga mengambil Emas seberat 25 Gram milik istri saya” imbuhnya.

Sulimin mengatakan, Akibat kejadian tersebut dirinya mengalami kerugian di taksir hingga Rp 100.000.000,- (seratus juta rupiah). (San)

Rekomendasi Terbaru