Rabu, November 30, 2022

Buntut Pembunuhan di Lampung Timur, Polisi Tak Beri Izin Hiburan Orgen Tunggal dan Musik

Foto : Ilustrasi musik orgen tungal (Ist)

Radar24 id | Lampung — Buntut keributan usai adanya hiburan Orgen Tunggal hingga terjadi pembunuhan di Desa Banjar Agung Kecamatan Sekampung Udik Lampung Timur, Kapolres mengeluarkan Surat Telegram pelarangan dan pembatasan hiburan musik dan orgen tunggal di wilayah Lampung Timur.

Surat dengan Nomor : STR/91/VIII/REN2.3/2022, tersebut di keluarkan dan ditanda tangani oleh Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution tertanggal 9 Agustus 2022.

Dikeluarkannya surat Telegram berdasarkan atensi Kapolda Lampung yang dikeluarkan pada Senin 08 Agustus 2022 tentang pelarangan hiburan malam jenis orgen tunggal ataupun musik.

Alasan lain dari dikeluarkannya surat Telegram untuk menghindari terulangnya kejadian penganiayaan berat, pengeroyokan dan rusuh massa yang mengakibatkan adanya korban jiwa pada 11 juli 2022 di Desa Banjar Agung, Sekampung Udik , Lampung Timur.

Kapolres memerintahkan kepada jajaran intelkam kepolisian yang ada di Lampung Timur agar tidak mengeluarkan rekomendasi dan izin keramaian berupa hiburan musik dan orgen tunggal atau pembatasan waktu hingga pukul 18.00 wib.

Diketahui, Seorang warga bernama Rudih (36) tewas setelah di keroyok menggunakan senjata tajam usai membantu tetangga hajatan dengan hiburan orgen tunggal. Pada Senin (11/7) yang lalu.

Rudih yang dikeroyok oleh 5 orang mencoba mencari bantuan dan memberitahukan kejadian pengeroyokan itu ke warga dan Babhinsa yang ada di lokasi.
Baca juga:

Polisi Diminta Transparan Ungkap Kasus Pembunuhan Hansip di Lampung Timur

Namun para pengeroyok Rudih bertambah bahkan mencapai belasan orang, Rudih tewas dengan Luka bancokan dan luka tusuk di bagian bahu belakang.

Sedangkan Rais (40) kakak Rudih yang mencoba membatu adiknya juga mendapatkan puluhan luka bacok dan dua luka tusukan di perut.

Rais Selamat setelah mendapatkan pertolongan warga dan dilarikan ke Rumah sakit.

Hingga kini kasus penganiayaan dan Pembunuhan warga Banjar agung yang merupakan Petugas Hansip itu ditangani oleh Polsek Sekampung Udik dan Polres Lampung Timur.

Satu pelaku diduga ikut melakukan penganiayaan terhadap Rudih dan Rais menyerahkan diri berinisial MA (17) warga Desa Bojong.
Baca juga:

Pembunuhan di Sekampung Udik Baru Satu Pelaku Diproses, Keluarga Datangi Mapolsek

Roni, Keluarga korban Penganiayaan dan pembunuhan juga mendatangi Mapolsek Sekampung Udik pada Selasa, (2/8) untuk mempertanyakan tindaklanjut dari proses penyelidikan oleh polisi tentang tewasnya salahsatu keluarga mereka.

Keluarga mengaku heran lantaran baru satu pelaku yang ditangkap oleh polisi, padahal menurut keluarga para pelaku pengeroyok dikenali oleh warga sekitar.

Keluarga mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap dan memproses para pelaku yang telah melakukan penganiayaan dan pembunuhan terhadap Rudih. (San)

Rekomendasi Terbaru